Langsung ke konten utama

Manfaat Daun Pegagan Bagi Kesehatan

 

Pegagan merupakan tanaman liar yang banyak ditemukan di pekarangan, selokan, dan pinggiran sawah. Daun pegagan berbentuk seperti ginjal dengan tepi bergerigi. Bunga pegagan berwarna merah muda atau putih. Bunga pegagan tersusun seperti payung.

Belakangan pegagan tengah naik daun. Sebab, pegagan memiliki manfaat untuk merawat kecantikan kulit wajah. 

Nyatanya, pegagan juga bermanfaat sebagai obat herbal yang efektif penumpas banyak penyakit. 

Selain itu, pegagan juga memiliki efek farmakologis antiracun, penurun panas, antilepra, antisifilis, dan diuretik alias peluruh kencing. 

Kandungan dan efek farmakologis tersebut membuat pegagan banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal. 


Manfaat Daun Pegagan


1. Manfaat Daun Pegagan untuk Meningkatkan Fungsi Kognitif

Sebuah studi kecil tahun 2016 membandingkan efek ekstrak pegagan dan asam folat dalam meningkatkan fungsi kognitif setelah stroke. Studi kecil ini menilai dampaknya pada tiga kelompok peserta, pertama adalah peserta yang mengonsumsi 1.000 miligram (mg) pegagan per hari.

Sementara peserta kelompok kedua  mengonsumsi 750 mg pegagan per hari dan peserta kelompok terakhir mengonsumsi 3 mg asam folat per hari.

Meskipun pegagan dan asam folat sama-sama bermanfaat dalam meningkatkan kognitif secara keseluruhan, pegagan lebih efektif dalam meningkatkan domain memori.

"Daun pegagan adalah tonik otak yang bagus sehingga setiap pelajar harus meminumnya setiap hari. Kebanyakan orang dewasa juga dapat melindungi otak yang menua dengan mengonsumsi makanan ini," tambah Bodeker.

2. Manfaat Daun Pegagan untuk Mengobati Penyakit Alzheimer

Daun Pegagan memiliki kemampuan untuk meningkatkan daya ingat dan fungsi saraf, yang memberikan potensi untuk mengobati penyakit Alzheimer. Faktanya, satu studi tahun 2012 pada tikus, menemukan bahwa ekstrak daun pegagan memiliki efek positif pada kelainan perilaku tikus dengan penyakit Alzheimer.

Ekstrak tersebut juga ditunjukkan dalam penelitian laboratorium dan hewan, di mana daun pegagan memiliki efek sederhana dalam melindungi sel-sel otak dari toksisitas. Tanaman ini juga dapat melindungi sel dari pembentukan plak yang terkait dengan Alzheimer.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan dengan tepat bagaimana daun pegagan dapat digunakan untuk mengobati Alzheimer. Jika tertarik untuk mencoba ramuan ini untuk mengobati Alzheimer yang diderita salah satu keluarga atau rekan, pastikan untuk membicarakannya dengan dokter sebelum digunakan.

3. Manfaat Daun Pegagan untuk Pencernaan dan Detoksifikasi

Manfaat daun pegagan lainnya yang juga sangat terlihat adalah serat yang disediakannya, sehingga mampu mendorong pergerakan usus. Penggunaan populer lainnya dari ramuan ini adalah untuk mendetoksifikasi dan membantu pencernaan.

Karena sifat diuretiknya yang ringan, mengonsumsi daun pegagan membantu mengeluarkan kelebihan racun, meredakan peradangan, meningkatkan energi dan memicu penurunan berat badan, namun tetap menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Dengan segala manfaat hebatnya ini, daun pegagan juga tetap memberi nutrisi pada tubuh. Pada akhirnya, kemampuan detoksifikasi ini dapat membuat seseorang merasa 'lebih ringan' dan bersih.

4. Manfaat Daun Pegagan sebagai Antioksidan yang Kuat

Pegagan juga efektif meningkatkan aktivitas antioksidan tubuh, yang pada akhirnya membantu meredakan peradangan dan melawan radikal bebas. Melindungi sel tubuh dari peradangan dapat membantu mencegah penyakit kronis dan gangguan inflamasi seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan artritis.

Ada banyak penyakit yang gejalanya mereda dan membaik dengan konsumsi daun pegagan. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa pegagan dapat membantu membunuh sel kanker.

Sebuah studi tahun 2008 menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun pegagan dalam pengobatan sel kanker payudara manusia berhasil menghambat pertumbuhan dan bahkan mematikan sel kanker.

5. Manfaat Daun Pegagan untuk Meningkatkan Kualitas Kulit

Daun pegagan mengandung asam amino, asam lemak, beta karoten, dan fitonutrien. Itu semua adalah senyawa yang dapat menjadi obat alami untuk menenangkan peradangan, mempercepat proses penyembuhan, meningkatkan sirkulasi, dan bahkan merangsang pertumbuhan sel.

Manfaat ini secara alami mengarah pada peremajaan kulit, pertumbuhan sel baru, dan peningkatan produksi kolagen. Itu artinya, daun pegagan dapat membuat kulit terlihat dan terasa lebih halus.

Manfaat lainnya dari peningkatan produksi kolagen adalah membantu memperkuat pertumbuhan rambut dan kuku. Daun pegagan bahkan direkomendasikan untuk pengobatan lesi kulit seperti ekskoriasi, luka bakar, bekas luka hipertrofik atau eksim.

6. Manfaat Daun Pegagan untuk Meredakan Nyeri Sendi

Sifat daun pegagan yang dapat menjadi anti-inflamasi, rupanya juga berguna dalam mengobati radang sendi. Faktanya, satu studi pada tahun 2014 tentang artritis yang diinduksi kolagen pada tikus, menunjukan bahwa pemberian daun pegagan secara oral mampu mengurangi peradangan sendi, erosi tulang rawan, dan erosi tulang.

Tidak hanya itu, efek antioksidan dari daun pegagan juga berdampak positif pada sistem kekebalan tubuh.

7. Daun Pegagan Untuk Menyembuhkan Luka & Meminimalkan Jaringan Parut

Para peneliti dalam studi tahun 2015 pada tikus menemukan bahwa pembalut luka yang mengandung daun pegagan memiliki efek penyembuhan pada berbagai jenis luka.

Ini termasuk luka gores akibat benda tajam, robekan tidak teratur yang disebabkan oleh trauma benda tumpul, dan jaringan yang terinfeksi. Namun meski menjanjikan, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.

8. Manfaat Daun Pegagan untuk Mengurangi Munculnya Stretch Mark

Menurut review tahun 2013, daun pegagan dapat mengurangi munculnya stretch mark. Manfaat ini sepertinya berasal dari terpenoid yang ditemukan di daun pegagan, dimana senyawa tersebut mampu meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh.

Tidak hanya dapat membantu mencegah terbentuknya stretch mark baru, daun pegagan juga dapat membantu menyembuhkan bekas luka yang sudah ada. Biasanya  hanya perlu mengoleskan krim yang mengandung 1 persen ekstrak daun pegagan ke daerah yang luka, sebanyak beberapa kali sehari.

9. Manfaat Daun Pegagan untuk Mengurangi Kecemasan & Stres

Sebuah penelitian pada hewan dari menemukan bahwa daun pegagan memiliki efek anti-kecemasan pada tikus jantan yang kurang tidur selama 72 jam. Kurang tidur dapat menyebabkan kecemasan, kerusakan oksidatif dan peradangan saraf.

Tikus diberi daun pegagan selama lima hari berturut-turut sebelum menjalani proses kurang tidur. Ternyata hasilnya menunjukan perilaku mudah cemas yang jauh lebih sedikit. Mereka juga mengalami peningkatan aktivitas lokomotor dan lebih sedikit kerusakan oksidatif.

Sebuah ulasan tahun 2013 mengenai obat-obatan herbal anti-kecemasan juga menyimpulkan bahwa daun pegagan memiliki efek anti-kecemasan yang akut. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi temuan ini.

Untuk manfaat ini, perlu minum 500 mg ekstrak daun pegagan dua kali sehari selama 14 hari. Selain itu juga dapat mengonsumsi hingga 2.000 mg per hari jika memang mengalami kecemasan ekstrem.

10. Manfaat Daun Pegagan sebagai Antidepresan

Efek positif daun pegagan pada fungsi otak juga dapat membuatnya menjadi antidepresan yang efektif. Sebuah tinjauan dari mendukung temuan ini, sebagian karena penelitian terhadap 33 orang dengan gangguan kecemasan umum.

Para peserta diminta mengonsumsi daun pegagan sebagai pengganti obat antidepresan selama 60 hari. Hasilnya, mereka melaporkan penurunan stres, kecemasan, dan depresi.

Studi lain yang dibahas dalam ulasan juga menilai efek daun pegagan pada tikus yang diinduksi dengan depresi kronis. Obat herbal ini rupanya benar-benar memiliki efek positif pada elemen perilaku depresi tertentu, termasuk berat badan, suhu tubuh, dan detak jantung.

11. Manfaat Daun Pegagan untuk Meningkatkan Sirkulasi dan Mengurangi Pembengkakan

Penelitian dari menemukan bahwa daun pegagan dapat mengurangi masalah retensi cairan, pembengkakan pergelangan kaki dan sirkulasi darah yang terkait dengan efek penerbangan yang berlangsung lebih dari tiga jam.

Peserta yang mengalami penyakit vena superfisial ringan hingga sedang dengan varises, diminta mengonsumsi daun pegagan selama dua hari sebelum penerbangan, hari penerbangan, dan sehari setelah penerbangan.

Para peneliti menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi suplemen, mengalami retensi cairan dan pembengkakan pergelangan kaki yang jauh lebih sedikit daripada mereka yang tidak.

Penelitian yang lebih lampau juga menunjukkan bahwa daun pegagan dapat bermanfaat dalam mengobati varises. Hal ini mungkin karena daun pegagan memiliki efek metabolik positif pada jaringan ikat di dinding pembuluh darah.

12. Manfaat Daun Pegagan untuk Meringankan Insomnia

Mengingat kemampuannya untuk mengatasi kecemasan, stres, dan depresi, daun pegagan juga dapat digunakan untuk mengobati insomnia yang terkadang menyertai kondisi tersebut. Beberapa orang menganggap obat herbal ini sebagai alternatif yang aman dibandingkan obat resep yang digunakan untuk mengobati insomnia dan gangguan tidur lainnya.

Untuk manfaat ini, hanya perlu meminum 300 mg -  680 mg ekstrak daun pegagan, sebanyak 3 kali sehari dan selama 14 hari sekaligus. Meskipun penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa daun pegagan dapat membantu mengobati gangguan tidur, penelitian tambahan diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini.

Komentar